membagi pasword akun anda kepada teman yang anda percayai

Pagi tadi salah seorang yang sempat menggagas semangat Indonesia Unite, Alex Abimanyu telah meninggalkan kita. Belasungkawa dari ratusan warga Twitter membanjiri timeline. Banyak dari mereka yang belum pernah bertemu langsung dengan beliau. Namun, eksistensinya serta inisiatifnya sejak Indonesia Unite membuat orang mencoba kenal dekat dengannya melalui tweet-nya.

Kita tidak tahu kapan seorang teman akan meninggalkan kita. Kita sendiri tidak tahu kapan kita akan meninggalkan dunia ini. Di dunia nyata, kita sudah menyiapkan asuransi jiwa, yang hasilnya bisa kita berikan ke ahli waris kita. Di dunia maya, mungkin kita perlu menyiapkan hal serupa. Bisa jadi itu berupa uang (kalau kita memang punya akun PayPal dan Google AdSense). Bisa jadi itu berupa eksistensi kita. Setiap saat kita meng-update status di Twitter dan Facebook. Setiap saat itu pula banyak orang yang membaca dan mulai menjalin ikatan batin dengan diri kita. Kita punya hutang kepada mereka yang telah peduli akan eksistensi diri kita di dunia maya.

Dahulu di Plurk, saat masih awal-awal popularitasnya, ada seorang pengguna yang meninggal. Di Plurk, saat seseorang tidak pernah aktif, nilai karmanya akan turun drastis. Banyak temannya melihat ini tidak adil, maka mereka pun mengajukan ke admin Plurk untuk membekukan nilai karma temannya ini. Plurk pun melakukannya sebagai tanda penghormatan kepada pengguna setianya ini.

Hal-hal seperti ini yang masih diabaikan oleh social media seperti Facebook. Seorang teman kuliah dulu yang kini telah meninggal tidak bisa dibekukan statusnya. Usianya masih terus bertambah. Sekarang, suaminya yang akhirnya menutup akun tersebut. Tidak ada fitur yang memudahkan untuk memberikan pernyataan kepada Facebook (atau social media lainnya) kalau seorang sahabat kita telah meninggal. Tidak ada fitur pula yang membuat profilnya bisa tetap abadi dikenang oleh banyak temannya di sana.

Oleh karena itu, sekedar untuk persiapan, alangkah baiknya kalau kita selalu memberikan password terbaru kita untuk Twitter, Facebook dan social media lainnya kepada orang yang paling kita percaya. Seandainya terjadi ada apa-apa pada diri kita, ada teman/suami/istri/saudara yang bisa melaporkan kondisi kita via akun tersebut. Teman-teman kita pun bisa tahu kalau itu adalah pengumuman resmi dari pemilik akun. Semua orang yang telah percaya kepada kita di ranah social media perlu tahu akan hal itu. Anggaplah ini sebagai upaya terakhir kita (atau pewaris kita) untuk membayar hutang ke teman-teman yang telah percaya kepada kita di social media.

Jadi, sudahkah Anda memberikan login dan password Anda ke seseorang yang paling Anda percayai?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s