tips mudik mudah dan tak pakai repot

Berikut beberapa tips mudik
lebaran yang saya kopikan dari
KapanLagi.com.
Mudik Tanpa Repot
Biar mudik tanpa kesan repot
dab kerepotan, berikut ada
beberapa tips:
1. Transportasi. Untuk
mudik tentunya Anda
membutuhkan trasportasi.
Dalam hal ini yang pertama
harus Anda persiapakan
adalah memutuskan
apakah akan melakukan
perjalanan dengan
kedaraan pribadi atau
kendaraan umum. Bagi
Anda yang memilih
melakukan perjalanan
dengan kendaraan umum
sebaiknya segera
memesan tiket jauh-jauh
hari, setidaknya dua
minggu sebelum hari H,
kerena biasanya begitu
mendekati Lebaran harga
tiket melambung dua kali
lipat, apalagi kalau sudah
berurusan dengan calo.
Sedang bagi Anda yang
memutuskan melakukan
perjalanan dengan
kendaraan pribadi, lebih
bijaksana jika melakukan
persiapan total dengan
kendaraan yang akan
digunakan bersama
keluarga. Periksa kondisi
keseluruhan kendaraan,
mulai dari mesin, rem, ban,
kopling, lampu, busi dan
yang lainnya, apakah
masih layak untuk
digunakan untuk
melakukan perjalanan jauh.
2. Siapkan Anggaran.Yang
namanya mudik, biasanya
membutuhkan dana lebih
dari perkiraan. Nah…
alangkah lebih baiknya jika
Anda mempersiapkan
keuangan. Jangan
mentang-mentang dapat
THR lantas membelanjakan
semuanya, belilah yang
betul-betul Anda butuhkan,
ingat…. karena Lebaran kali
ini jatuh di awal bulan,
setelah lebaran masih
harus menunggu satu
bulan lagi terima gaji.
Sebaiknya buat daftar
kebutuhan Anda, untuk
transportasi pulang-pergi,
kebutuhan di kampung
halaman dan hal-hal lain
yang tak terduga, dan
pikirkan juga anggaran
untuk sebulan ke depan.
3. Siapkan Bekal Sendiri.
Melakukan perjalanan jauh
(kecuali dengan pesawat)
pastinya Anda juga
membutuhkan makan.
Untuk penghematan
sebaiknya bawa bekal
sendiri. Buah-buahan bisa
jadi bekal yang bagus
untuk perjalanan panjang,
selain serat yang
mengenyangkan, buah
juga menyediakan energi
dan sejumlah gizi
antioksidan sebagai
penangkal kelelahan.
Pilihlah buah yang praktis
dan tidak repot
memakannya. Anda bisa
juga membawa Snack,
bahan-bahan sandwich
atau burger atau roti
tawar dan sejenisnya.
Kalau dalam perjalanan
Anda terjebak macet,
dengan membawa bekal
sendiri tak perlu repot
mencari warung, selain
tentunya juga hemat.
Jangan lupa bawa serta
obat-obatan sendiri, untuk
persiapan di perjalanan.
4. Siapkan Uang Tunai
Secukupnya. Walau Anda
memiliki ATM, tapi uang
tunai tetap dibutuhkan,
tapi sebaiknya bawa uang
tunai secukupnya. Untuk
menghindari copet, simpan
di tempat yang berbeda.
(erl)
Mudik Aman dan Nyaman
bagi para Netter
Biar mudik tanpa kesan repo,
berikut ada beberapa tips:
1. Lebaran sudah diambang
pintu, saatnya merayakan
kemenangan setelah
sebulan lamanya berpuasa
menahan segala lapar dan
nafsu, saatnya saling
memaafkan atas segala
dosa yang diperbuat dan
saatnya mudik ke
kampung halaman. Mudik
atau pulang kampung
bukan suatu beban berat
bagi yang kebetulan
kampung halamannya bisa
ditempuh dalam hitungan
jam, namun bagi yang
harus menempuh
perjalanan seharian atau
bahkan berhari-hari
apalagi dengan membawa
kendaraan pribadi, acara
mudik harus dipersiapkan
benar-benar, terutama
kondisi fisik. Hal ini untuk
menciptakan rasa aman
dan nyaman selama
perjalanan. Yang tak kalah
pentingnya adalah kondisi
kendaraan, pastikan jauh-
jauh hari bahwa
kendaraan yang akan
dipakai sudah siap
‘tempur’. Berikut tips
mudik bagi anda yang
hendak bersilahturahmi
kepada keluarga di
kampung halaman :
2. Meninggalkan Milis. Bagi
anda yang aktif
bergabung dengan sebuah
milis, pastikan anda
merubah message delivery
sehingga anda tidak
mengalami kelebihan
kapasitas yang berpotensi
membuat anda kena
bounching. Untuk
perubahan ini mudah saja,
anda tinggal mengirim
email kepada moderator
untuk permohonan
berhenti dari milis atau
menerima diggest
(rangkuman email perhari).
3. Kondisi Tubuh. Pastikan
bahwa sebelum mudik
anda dan keluarga berada
dalam kondisi yang fit.
Terutama bagi driver
4. Kondisi Mobil dan
Perlengkapan Mobil.
Sebelum dipakai
‘bertempur’ alias mudik,
periksakan kondisi
kendaraan anda di bengkel
langganan ((tune-up
komplit, rem, ban, wiper,
radiator, tali kipas/AC, aki,
dll). Dan jangan lupa
membawa perlengkapan
alat-alat mobil (tools kit),
dongkrak, tali derek, ban
serep, kotak P3K, segitiga
pengaman, kunci roda
palang, senter,dll.
5. Bawa Air Mentah. Bawalah
air mentah di dalam jerigen
5 liter atau jika tidak ada
jerigen bisa memakai
bekas botol air mineral
besar (1 literan) untuk
mengisi radiator bila
kurang. Ar juga bisa untuk
mencuci tangan bila selesai
ganti ban kalau bocor atau
kempes. Tak ada salahnya
ada juga membawa sabun.
Air ini juga berguna bila
bawa anak kecil/bayi tiba-
tiba ‘pup’ saat kita tengah
berada di daerah yang sulit
air (misalnya: sawah,
hutan)
6. Bekal Makanan. Pastikan
anda membawa bekal
makanan yang praktis dan
bisa dimakan sambil terus
berkendara. Saat mudik
disarankan untuk tidak
asal makan di restoran/
rumah makan tempat
pemberhentian Bus Antar
Kota karena di saat-saat
seperti itu dikhawatirkan
cara masak dan mencuci
piringnya kurang bersih
karena pengunjung sangat
padat dan banyak yang
harus dilayani. Lebih
terjamin bila anda
membawa makanan
sendiri. Tapi kalau bekal
habis anda bisa masuk ke
dalam kota dimana anda
lewat untuk mencari
restoran fast food fried
chiken. Yang pasti anak-
anak suka dan lebih baik
kebersihannya.
7. Packing Barang/ Muatan
Dengan Benar. Urutkan
barang/ muatan
berdasarkan tingkat
kebutuhan. Yang memiliki
kemungkinan sangat besar
dibutuhkan saat dalam
perjalanan diletakkan di
tempat atau posisi yang
paling mudah dikeluarkan.
Supaya tidak perlu
bongkar muat tiap kali
butuh sesuatu.
8. Kebelet Pipis. Ini adalah
masalah rutin para
pemudik. Untuk anak-anak
dan laki-laki sih hal ini
bukan masalah besar,
tinggal berhenti saja di
pinggir jalan dan beres
deh. Tapi untuk para
wanita ini bukanlah hal
yang mudah. Untuk
mengatasinya carilah
pompa bensin yang besar
pasti ada toiletnya yang
cukup bersih, bila kotor,
cari lagi berjalan beberapa
kilometer. Atau anda bisa
juga mencari Wartel,
Kantor Polisi, Pusat
Pertokoan, Losmen, Hotel,
Masjid, dll.
9. Raja Setan Jalanan. Yang
harus diingat adalah jika
kita berkendara dengan
mobil pribadi di Jalur
Pantura adalah siap
mengalah dengan Bus
Antar Kota/Propinsi,
mereka ini “Raja Setan
Jalanan Pantura”. Jangan
coba-coba adu balap meski
kita ada di jalur yang
benar. Bila dari arah
berlawanan tiba-tiba ada
Bus yang melancangi truk
gandeng yang berjalan
lamban, Anda harus siap
mengurangi kecepatan dan
minggir ke kiri. Bahkan bila
perlu turun/keluar dari
jalan aspal. Jangan ambil
resiko, lebih baik mengalah.
Bukankah Anda dan
keluarga ingin tiba di
kampung halaman dengan
selamat?
0. Si Keong dan Si Kura-Kura.
Lain bus lain lagi truk
gandeng maupun truk
engkel. Kalau truk-truk ini
dikenalnya sebagai si
Keong atau si Kura-Kura
karena begitu lamban
jalannya. Bagi mereka yang
sering lewat Pantura pasti
tahu betapa
menjengkelkannya
kendaran ini. Sudah jalnnya
lambat, mereka ‘ngotot’
berjalan di jalur kanan pula.
Jika bertemu dengan tru
jenis ini kita harus ekstra
sabar dan hati-hati,
cobalah menyalip dari
sebelah kiri. Minta co-
driver melihat ke depan
apakah lajur depan sebelah
kiri kosong dan aman
untuk menyalip atau tidak?
Yang perlu diperhatikan
adalah apakah di kiri depan
ada motor,becak, sepeda,
mobil mogok/parkir,
lobang, jembatan sempit,
dll. Bila aman tak ada
halangan menyaliplah “dari
jalur kiri” dengan tetap
waspada, apalagi kalau
yang disalip itu konvoi
truk yang panjang.
1. Bawa Peta Jalur Mudik.
Jangan lupa membawa
peta jalur mudik, karena ini
sangat penting dan
berguna. Hendaknya
pilihlah peta yang memuat
jalur-jalur alternatif secara
detail, ini penting sekali
apabila terjadi kemacetan
di suatu titik. Dan jangan
lupa peta tersebut
dilengkapi dengan nomor-
nomor telepon penting,
info tol sepanjang Pulau
Jawa, dll.
2. Bawa HP & Chargernya.
Sebaiknya sebelum
berangkat charge HP anda
sampai penuh. Untuk
daerah/area tertentu yang
Anda lewati akan terjadi
“blank spot” untuk kartu
tertentu, lebih baik jika
salah satu anggota
keluarga punya HP dengan
kartu yang berbeda. Jadi
bila terjadi blankspot
masih bisa pakai HP
satunya lagi.
3. Memonitor Milis. Bila ada
kesempatan, sekali-kali
monitorlah milis yang anda
ikuti, siapa tahu ada teman
yang sedang on-line. Bagi
yang tidak punya laptop,
tidak perlu berkecil hati,
anda tinggal mencari
warnet saja bukan?
4. Obat-Obatan. Bawa obat-
obatan yang biasa
digunakan, jangan lupa itu!
Terutama untuk anak-anak.
5. Waktu Berangkat. Jika
anda berangkat pagi jam
06.00: Bisa lihat
pemandangan, restoran
dan bengkel mobil pasti
buka, bila mobil tua dan AC
kurang bagus anak- anak
kasihan akan tersiksa
karena panas apalagi kalau
macet, sepanjang jalan
yang dilewati kita akan
ketemu pasar tradisional di
kota kecamatan/
kabupaten yang pasti
macet, banyak orang
menyeberang, becak,
sepeda, ojek, dll, ketemu
dengan “Panitia”
Pembangunan Masjid yang
minta sumbangan. Harap
hati-hati dengan drum
yang ditaruh di tengah-
tengah jalan, jangan
sampai ngebut melewati
mereka. Bagi anda yang
berkacamata minus
sebaiknya jalan pagi saja.
6. Berangkat sore/malam jam
17.00: Tidak bisa lihat
pemandangan, hanya
restoran dan bengkel 24
jam saja yang buka, anak-
anak bisa tidur tidak ribut,
tidak panas baik di dalam
mobil maupun di luar, tidak
ada pasar tradisional, tidak
ada Panitia Pembangunan
Masjid. Bila kita mau
menyalip di tikungan akan
kelihatan dari sinar lampu
mobil dari arah
berlawanan. Hanya saja
kita harus ekstra hati-hati
dan jangan sampai
mengantuk.
7. Berikan no. HP dan telepon
di kampung halaman ke
tetangga atau RT. Ini
dimaksutkan agar Anda
bisa dihubungi kalau
terjadi sesuatu di rumah
Anda.
8. Arus Balik dan Pulang Balik.
Harap simpan tenaga dan
tetap jaga kesehatan
untuk siap pulang balik
setelah mudik. Jangan
pulang balik di pas mepet
sekali besoknya harus
sudah masuk kantor dan
anak-anak masuk sekolah,
pasti kelelahan kan? Ada
baiknya ambil waktu
sehari istirahat sebelum
besoknya melakukan
aktifitas rutin.
9. Uang Tunai. Bawa uang
tunai secukupnya, tak
perlu bawa banyak-
banyak, toh ATM banyak
sekali dijumpai di daerah.
0. Bawa Kaset/CD. Bawalah
kaset/CD yang menjadi
favorit Anda, agar suasana
tidak jenuh, bosan dan
sekaligus membawa
suasana gembira.
1. Stiker. Tempelkan stiker
favorit Anda atau tanda
pengenal komunitas
tertentu di kaca belakang
mobil /spatboard
kendaraan Anda. Siapa
tahu nanti di perjalanan
Anda berjumpa dengan
teman baru?
2. Catatlah nomor telepon
penting. Dengan
mengantoingi nomor
telpon polisi, Jasa Marga,
Info jalan tol akan sangat
membantu saat anda
mengalami masalah dalam
perjalanan.
3. Mintalah lembar informasi
kepada bengkel ATPM.
Pastikan anda meminta
yang sesuai merk
kendaraan, anda bisa juga
meminta pada Jasa Marga,
biasanya mereka membuat
semacam leaflet yang
dibagikan secara gratis
yang berisi info mudik
seperti daftar posko
bengkel jaga beserta
nomor teleponnya, rute
mudik rawan macet,
restoran, SPBU, ATM di
sepanjang rute perjalanan
mudik.
4. Frekwensi radio. Ini akan
membantu memberikan
informasi mudik di
sepanjang rute perjalanan
Anda. Anda bisa juga
mendengarkan radio untuk
mendapatkan info yang
Anda inginkan. Setelah
semua hal diatas anda
siapkan dengan cermat,
jangan lupa untuk selalu
BERDOA sebelum memulai
perjalanan. Selamat mudik,
semoga selamat sampai
tempat tujuan. (mls/tutut)

2 thoughts on “tips mudik mudah dan tak pakai repot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s